Meledak
Ya kata yang akhir-akhir ini muncul dalam berita-berita nasional. Tabung gas meledak, jatuh korban yang tidak sedikit, baik harta benda maupun korban luka-luka..
Kebanyakan rakyat kecil yang menjadi korban. Niat awal mereka untuk memudahkan dan menghemat pengeluaran sehari-hari malah berbuah malapetaka..
Apa yang keliru dari program konversi minyak tanah ke gas yang dilakukan pemerintah? Kebijakan yang bermaksud memudahkan, justru mencelakakan.. Pihak-pihak terkait saling lempar tanggung jawab, tidak mau dipersalahkan. Masing-masing pihak menyatakan bahwa mereka telah melaksanakan tugasnya sesuai prosedur. Tapi nyatanya? Meledak dimana-mana..
Lalu siapa yang mau bertanggung jawab?
Jangan-jangan dibalik program ini ada 'kepentingan' yang menimbulkan 'keuntungan' tersembunyi, sebagai lahan baru untuk melakukan praktek korupsi yang menguntungkan pihak-pihak terkait. Kompor, tabung gas, selang dan regulator yang dibagikan pada rakyat kecil sebagai bagian dari program konversi minyak tanah nyatanya banyak yang tidak baik kualitasnya. Apabila dikaitkan dengan pernyataan dari para pihak yang menyatakan bahwa mereka telah melaksanakan tugas sesuai prosedur, seharusnya hal ini tidak terjadi, bukankah ada sistem kontrol kualitas terhadap paket konversi sebelum diberikan kepada yang berhak? Ada dua kemungkinan berkaitan dengan hal ini, pertama kontrol kualitas tidak dilaksanakan dengan baik atau yang kedua yaitu adanya praktek pengurangan kualitas dari paket yang dibagikan demi keuntungan para pihak?? Haha pemikiran yang menggoda untuk dikemukakan bukan?
Seharusnya hal ini tidak perlu terjadi apabila semua prosedur dilaksanakan dengan baik dan tidak dilaksanakannya politik korupsi demi kepuntungan pihak-pihak yang terkait tanpa memikirkan akibatnya bagi rakyat kecil, rakyat kecil yang selalu menjadi korban..
Sebelum jatuh korban lagi permasalahan ini harus segera diatasi..
Friday, July 9, 2010
Thursday, July 8, 2010
It's Falls By The Time You Go
Hujan, air yang turun dari langit, seperti hujan yang lainnya, basah, sejuk, terkadang dingin...
Hujan, mengusir panasnya, mengusir keringnya bumi, hanya sebentar, tapi berarti...
Hujan, mendatangkan anugerah juga kenangan masa-masa yang indah...
Hujan, kali ini, berbeda, hanya sebentar, masih tetap basah, dingin, tetapi berbeda...
Hujan, kali ini melepasmu pergi, membawamu dalam perjalanan mengejar masa depan...
Hujan, mambawa guratan masa-masa indah kembali kedalam pelukan, bersama, kita...
Hujan, mengingatkan disaat kita tertawa, terdiam, terluka...
Hujan, disaat bersama maupun saat salah satu dari kita tak ada...
Hujan, disaat kita menjadi dua pemudi pemuda yang congkak menghadapi dunia dan saat bersama mengumpulkan lembaran harta yang tersisa...
Hujan, membawa kita bersama...
Hujan, membawa kita tak lagi berdua...
Hujan, dan berkata...
Jangan pernah merasa ditinggalkan, jangan pernah merasa meninggalkan, berusahalah mempertahankan, esok lagi kita akan dipertemukan...
Hujan, ada kita dalam hujan, ada kita dalam senyuman...
Hujan, mengusir panasnya, mengusir keringnya bumi, hanya sebentar, tapi berarti...
Hujan, mendatangkan anugerah juga kenangan masa-masa yang indah...
Hujan, kali ini, berbeda, hanya sebentar, masih tetap basah, dingin, tetapi berbeda...
Hujan, kali ini melepasmu pergi, membawamu dalam perjalanan mengejar masa depan...
Hujan, mambawa guratan masa-masa indah kembali kedalam pelukan, bersama, kita...
Hujan, mengingatkan disaat kita tertawa, terdiam, terluka...
Hujan, disaat bersama maupun saat salah satu dari kita tak ada...
Hujan, disaat kita menjadi dua pemudi pemuda yang congkak menghadapi dunia dan saat bersama mengumpulkan lembaran harta yang tersisa...
Hujan, membawa kita bersama...
Hujan, membawa kita tak lagi berdua...
Hujan, dan berkata...
Jangan pernah merasa ditinggalkan, jangan pernah merasa meninggalkan, berusahalah mempertahankan, esok lagi kita akan dipertemukan...
Hujan, ada kita dalam hujan, ada kita dalam senyuman...
Tuesday, July 6, 2010
What the...!!!
First post!!
Lokasi : 21 Amplaz, jam 10.03
Hal pertama yang Saya katakan adalah what the!!!
Antrian orang2 yang ingin membali tiket Eclipse, film yang hype belakangan ini..
Saya tidak habis pikir kenapa orang2 ini sangat bersemangat bangun pagi hanya untuk antri membeli tiket..apakah film ini begitu penting untuk mereka? Atau mereka hanya ingin dibilang sebagai seseorang yang 'gaul', 'up to date', or whatever you called it..
Untuk Saya menonton film ini tidak sebegitu pentingnya, sayapun terjebak disini karena pacar saya minta menonton dan alhasil harus juga ikut antri, hah,, saya lebih memilih tidak nonton sebenarnya daripada harus antri seperti ini, tapi demi sang pacar Saya ya sudahlah, haha
Tapi saya tetap tidak habis pikir dan tetap kalimat what the... Timbul di pikiran saya,,
Lokasi : 21 Amplaz, jam 10.03
Hal pertama yang Saya katakan adalah what the!!!
Antrian orang2 yang ingin membali tiket Eclipse, film yang hype belakangan ini..
Saya tidak habis pikir kenapa orang2 ini sangat bersemangat bangun pagi hanya untuk antri membeli tiket..apakah film ini begitu penting untuk mereka? Atau mereka hanya ingin dibilang sebagai seseorang yang 'gaul', 'up to date', or whatever you called it..
Untuk Saya menonton film ini tidak sebegitu pentingnya, sayapun terjebak disini karena pacar saya minta menonton dan alhasil harus juga ikut antri, hah,, saya lebih memilih tidak nonton sebenarnya daripada harus antri seperti ini, tapi demi sang pacar Saya ya sudahlah, haha
Tapi saya tetap tidak habis pikir dan tetap kalimat what the... Timbul di pikiran saya,,
Subscribe to:
Comments (Atom)