Friday, July 9, 2010

Kitchen Time Bomb

Meledak
Ya kata yang akhir-akhir ini muncul dalam berita-berita nasional. Tabung gas meledak, jatuh korban yang tidak sedikit, baik harta benda maupun korban luka-luka..
Kebanyakan rakyat kecil yang menjadi korban. Niat awal mereka untuk memudahkan dan menghemat pengeluaran sehari-hari malah berbuah malapetaka..
Apa yang keliru dari program konversi minyak tanah ke gas yang dilakukan pemerintah? Kebijakan yang bermaksud memudahkan, justru mencelakakan.. Pihak-pihak terkait saling lempar tanggung jawab, tidak mau dipersalahkan. Masing-masing pihak menyatakan bahwa mereka telah melaksanakan tugasnya sesuai prosedur. Tapi nyatanya? Meledak dimana-mana..
Lalu siapa yang mau bertanggung jawab?

Jangan-jangan dibalik program ini ada 'kepentingan' yang menimbulkan 'keuntungan' tersembunyi, sebagai lahan baru untuk melakukan praktek korupsi yang menguntungkan pihak-pihak terkait. Kompor, tabung gas, selang dan regulator yang dibagikan pada rakyat kecil sebagai bagian dari program konversi minyak tanah nyatanya banyak yang tidak baik kualitasnya. Apabila dikaitkan dengan pernyataan dari para pihak yang menyatakan bahwa mereka telah melaksanakan tugas sesuai prosedur, seharusnya hal ini tidak terjadi, bukankah ada sistem kontrol kualitas terhadap paket konversi sebelum diberikan kepada yang berhak? Ada dua kemungkinan berkaitan dengan hal ini, pertama kontrol kualitas tidak dilaksanakan dengan baik atau yang kedua yaitu adanya praktek pengurangan kualitas dari paket yang dibagikan demi keuntungan para pihak?? Haha pemikiran yang menggoda untuk dikemukakan bukan?

Seharusnya hal ini tidak perlu terjadi apabila semua prosedur dilaksanakan dengan baik dan tidak dilaksanakannya politik korupsi demi kepuntungan pihak-pihak yang terkait tanpa memikirkan akibatnya bagi rakyat kecil, rakyat kecil yang selalu menjadi korban..

Sebelum jatuh korban lagi permasalahan ini harus segera diatasi..

No comments:

Post a Comment