Thursday, July 21, 2011

Suatu Waktu Dalam Hidup Kita

Kota yang sama...
Suasana yang serupa...
Jalanan yang membawa tawa dulu saat kita bersama...

Matahari yang sama...
Kota yang sama...
Senja yang datang bersama kenangan masa muda...

Saat petang tiba kita bersama melanglang buana, berdua, tertawa bercanda, dimana masa depan belum terbayang dibenak kita...

Tengah malam yang menusuk sering kita ajak bercengkerama untuk menghalau pikiran-pikiran buruk masa lalu yang berkecamuk...
Dini hari yang sunyi mengantar kita terlelap, sekejap terdiam dalam gelap, hanya sesaat...

Saat pagi tersenyum, kita terbangun...
Ternyata hanya mimpi sunyi dari masa lalu yang tak mungkin lagi terbeli, hanya sekali kita alami...

Matahari yang sama...
Kota yang berbeda...
Entah kapan kita akan kembali bersama dalam sebuah kota, kenangan, harapan dan masa depan...

Segenggam asa kita peluk berdua hingga nanti kita akan kembali bersama...
------------------------------------------------------------------------------------------------
*Notes::
(( Sebuah ode untuk siapa saja yang bertemu kekasihnya di Jogjakarta dan kini harus terpisah jarak bahkan mungkin waktu dan masih tetap bertahan untuk mewujudkan mimpi-mimpi baru, for all of you, salute... ))

Thursday, May 5, 2011

Menua dan tetap bersama

KA Purwojaya, 21 Februari 2011

Pulang dari Jakarta, seperti biasa ada rasa sedih meninggalkan seorang kekasih yang telah lama terpisah jarak... Sebelum kereta berangkat kami berdua sempat menemukan suatu hal yang membuat kami tersenyum lebar dalam menatap masa depan...

"Hey sayang, lihat mereka...,sepasang suami istri dengan pakaian yang sama, serasi sekali..."

Mereka tidak lagi muda, kulit yang keriput, rambut yang putih beruban sudah cukup menunjukkan bahwa mereka telah melalui banyak fase kehidupan

Menempuh perjalanan kehidupan bersama, sejak mereka muda hingga kini saat mereka menua...

Mereka telah melalui banyak hal bersama, saat mereka bahagia, sedih, susah, senang, menangis, tertawa, maupun saat saling mendampingi dan saat salah satu dari mereka harus pergi, untuk kembali lagi...

Saat ini mereka disini, bersama, berdua dalam sebuah perjalanan yang akan membawa mereka ke sebuah kota yang mungkin memiliki arti bagi mereka atau hanya sebuah kota yang yang tak berarti apa-apa bagi mereka, entahlah, yang aku tau bahwa mereka bersama...

Bisakah kita seperti mereka? Bertemu disaat muda dan tetap bersama disaat kita menua dan pada akhirnya berpisah oleh kehendak yang kuasa...

Ya kita pasti bisa seperti mereka...

Pejalanan kita masih panjang, sangat panjang sayang, tetapi selama kita tetap memegang janji dan berusaha bersama menggapai cita-cita kita maka kita pun akan seperti mereka dan mungkin di masa depan akan ada seorang anak muda yang akan mencatat kebersamaan kita...

Dalam sebuah perjalanan disaat kita berdua menua dan tetap bersama...

Monday, January 31, 2011

Malam...

selamat malam, malam...

kawan sebenarnya siapa dirimu?
setiap hari engkau datang dan pergi menjalankan tugasmu...
mendinginkan hari, menghantarkan pagi...
tenang, diam

kawan seperti biasa engkau menghampiri
bertahun-tahun tanpa bosan selalu menemani
tak pernah sekalipun aku memintamu
tak bisa juga sekalipun aku menolak kehadiranmu

hitam, kelam, legam, diam...
pernahkah engkau bersedih kawan? atau
bahagia yang selalu kau rasakan?
diam... kau hanya diam...

kawan, siapa mereka?
jutaan kilau di jubahmu itu
begitu cantik, berbinar, berpijar...
dan siapa dia? kekasihmu kah?
sosok rupawan yang terkadang bersembunyi malu dibalik kelambu awan

malam...
yang tak terganti...
hitam
tenang
kuat, tegar

musik apa yang engkau mainkan itu kawan?
aku mengenal semua suara itu...
nafas pepohonan...
derap langkah angin di dedaunan... dan
binatang malam yang bangun dari peraduan
alam semesta yang bernyanyi, alam semesta yang menari...

nyanyian kegeraman, tarian kemarahan untuk dunia...
dalam diam yang kelam...
sejenak air matamu menetes...
ada apa kawan?
bersedihkah engkau melihat kenyataan?
hanya petir yang menggelegar dan engkau tetap diam...

malam...
tetaplah engkau menjadi malam...
tenang...
diam...
tegar...
meninggalkan masa lalu, menghantarkan masa depan...
menyimpan rahasia, mengungkap kenyataan...
merayakan kekalahan, menangisi kemenangan...

mainkan musikmu malam...
hingga mata ini tertutup untuk yang terakhir didalam hidup

Saturday, January 8, 2011

Keep it save and secure

Fold my heart and put in your pocket, so you can always feels my heart beside yours...

Keep it save and secure...