Thursday, May 5, 2011

Menua dan tetap bersama

KA Purwojaya, 21 Februari 2011

Pulang dari Jakarta, seperti biasa ada rasa sedih meninggalkan seorang kekasih yang telah lama terpisah jarak... Sebelum kereta berangkat kami berdua sempat menemukan suatu hal yang membuat kami tersenyum lebar dalam menatap masa depan...

"Hey sayang, lihat mereka...,sepasang suami istri dengan pakaian yang sama, serasi sekali..."

Mereka tidak lagi muda, kulit yang keriput, rambut yang putih beruban sudah cukup menunjukkan bahwa mereka telah melalui banyak fase kehidupan

Menempuh perjalanan kehidupan bersama, sejak mereka muda hingga kini saat mereka menua...

Mereka telah melalui banyak hal bersama, saat mereka bahagia, sedih, susah, senang, menangis, tertawa, maupun saat saling mendampingi dan saat salah satu dari mereka harus pergi, untuk kembali lagi...

Saat ini mereka disini, bersama, berdua dalam sebuah perjalanan yang akan membawa mereka ke sebuah kota yang mungkin memiliki arti bagi mereka atau hanya sebuah kota yang yang tak berarti apa-apa bagi mereka, entahlah, yang aku tau bahwa mereka bersama...

Bisakah kita seperti mereka? Bertemu disaat muda dan tetap bersama disaat kita menua dan pada akhirnya berpisah oleh kehendak yang kuasa...

Ya kita pasti bisa seperti mereka...

Pejalanan kita masih panjang, sangat panjang sayang, tetapi selama kita tetap memegang janji dan berusaha bersama menggapai cita-cita kita maka kita pun akan seperti mereka dan mungkin di masa depan akan ada seorang anak muda yang akan mencatat kebersamaan kita...

Dalam sebuah perjalanan disaat kita berdua menua dan tetap bersama...

No comments:

Post a Comment